KT NEWS Gusnan Ajak Masyarakat Ikut Program Replanting Sawit

Gusnan Ajak Masyarakat Ikut Program Replanting Sawit



MediaKT.COM, Bengkulu Selatan – Bupati  Gusnan Mulyadi, SE, MM melaunching program peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Desa Lubuk Ladung, Kecamatan Kedurang Ilir, Selasa (11/2). Launching ditandai dengan menebang kelapa sawit yang akan diremajakan.

Dalam sambutannya Gusnan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang peremajaan kelapa sawit yang saat ini sedang diprogramkan pemerintah, Dia juga menyampaikan beberapa keuntungan jika ikut program replanting kelapa sawit.

“Kita lihat tadi contohnya, lahan yang agak tebing akan dibikinkan teras, sebelum ditanami sawit. Ini sangat menguntungkan, karena kalau masyarakat mau bikin teras kebun sawit secara pribadi, mungkin susah,” Kata Gusnan.

Selain itu, keuntungan lainnya, bibit sawit yang akan ditanam pada program replanting merupakan bibit yang telah tersertifikasi. Program replanting sawit ini juga akan ditumpangsarikan dengan tanam jagung. Sehingga selama kelapa sawit belum menghasilkan, petani bisa mendapat penghasilan dari tanaman jagung.

“Pemerintah akan bantu benih jagung. Untuk biaya tanam jagung, masyarakat akan difasilitasi mendapatkan bantuan permodalan dari perbankan,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Ir. Silustero, MM dalam laporannya menyampaikan, sebanyak 330 hektare lahan kelapa sawit milik masyarakat siap direplanting. Per hektare mendapatkan bantuan senilai Rp 25 juta. “Untuk tahap awal ini baru 330 hektare di Kecamatan Kedurang Ilir dan Pino Raya. Dana sudah masuk ke rekening kelompok. Insya Allah kelompok yang lain akan segera menyusul,” sampai Silustero.

Dengan telah dilaunchingnya program replanting kelapa sawit ini, masyarakat diharapkan tidak ragu lagi untuk ikut program replanting sawit. Kepada masyarakat yang berminat ikut replanting sawit ini diharapakan agar menghubungi kepala desa, PPL atau langsung ke Dinas Pertanian. “Bagi masyarakat yang kebunnya tidak produktif lagi, berusia di atas 25 tahun, atau hasil panennya rendah karena bibit asalan, bisa ikut replanting,” terang Silus.(P)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *